
Cemburu Yang Menyelamatkan
Jakarta, mupeljakartapusat.org – Judul artikel ini merupakan tema kothbah Ibadah Minggu Pagi di GPIB Bethesda Jakarta Pusat yang dipimpin oleh Pendeta (Emeritus) Cornelis Wairatta yang saat ini berusia 82 tahun. Pendeta Cor, demikian sapaan akrab yang digunakan warga jemaat GPIB untuk menyapa sang pendeta yang merupakan mantan Sekretaris Umum Majelis Sinode GPIB 1978 – 1983.

Mengawali khotbahnya, beliau mengutip kesimpulan khotbah Pendeta George Noya, pendeta muda GPIB pada hari minggu pagi, 11 Oktober 2026 di GPIB Bethesda karena beliau hadir sebagai jemaat pada ibadah tersebut. Ada tiga kesimpulan yang sangat menarik, yakni ; Kembalilah, Integritas dan Kepatuhan.
Pendeta Cor secara garis besar menjelaskan kembali makna kata “Kembalilah, Integritas dan Kepatuhan” agar menjadi pegangan bagi jemaat dalam melaksanakan aktifitas kesehariannya. “Kembalilah”, berkaitan dengan dosa yang dilakukan oleh jemaat dan kembali kepada Tuhan untuk memohon pengampunan. “Intergritas”, berkaitan dengan sikap yang utuh, jujur dan berkarakter kuat untuk memohon pengampunan dan kembali menjalani hidup dengan benar. “Kepatuhan”, berkaitan dengan sikap patuh warga jemaat dalam menjalankan aktifitas keseharian sesuai Firman Tuhan.
Selanjutnya, Pendeta Cor merelevansikan ketiga kesimpulan khotbah Pendeta George dengan bacaan Alkitab Nahum 1 : 2 – 8 yang menjadi dasar khotbah minggu ini. Pada inti khotbahnya, sang pendeta memberikan gambaran bahwa : Tuhan itu Allah yang cemburu dan pembalas, namun Tuhan itu panjang sabar dan besar kuasa-Nya. Selalu memberi pengampunan kepada setiap orang yang menyadari kesalahan dan memohon pengampunan atas dosa yang dilakukan.
Kesemarakan ibadah minggu pagi di GPIB Bethesda menjadi sempurna karena dibarengi dengan perayaan hari ulang tahun Persekutuan Kaum Lanjut Usia (PKLU) GPIB ke 16 yang dirayakan bersama warga jemaat.

Nah, suasana ibadah minggu pagi juga menjadi ramai dan semarak karena dihadiri oleh Paduan Suara Gabungan Persekutuan Kaum Bapak (PKB) MUPEL Jakarta Pusat yang di pimpin oleh Penatua Nefo Tahalele dari Jemaat GPIB Immanuel Jakarta. Mereka sangat konsisten dan patuh menyumbangkan pujian pada setiap ibadah minggu di masing-masing jemaat dalam lingkup MUPEL Jakarta Pusat yang berjumlah 12 jemaat. GPIB Bethesda mendapat giliran minggu ini. Jadi ingat quote yang disampaikan oleh Bapa & Pujangga Gereja Katolik.
“bernyanyi dengan baik sama dengan berdoa dua kali” (dalam bahasa Latin: “Qui bene cantat, bis orat”) berasal dari Santo Agustinus (St. Agustinus), seorang Bapa dan Pujangga Gereja Katolik.

Turut menyemarakan ibadah minggu pagi ini juga, Paduan Suara PKLU GPIB Bethesda yang di pimpin oleh Ibu Ani Mustamu anggota PKLU GPIB Bethesda.

Kesemarakan ibadan perayaan HUT PKLU pada ibadah minggu pagi ini juga menjadi lengkap karena adanya sumbangan pujian dari paduan suara jemaat GPIB Bethesda dan Paduan Angklung. (ap)

